Tekad Kang Deny Membawa Bandung Digdaya

Categories: Berita

INILAH, Bandung – Di antara banyak tokoh lama yang bakal maju pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung, terselip satu nama baru. Pria ini bertekad membenahi Kota Bandung menjadi terus juara. Siapa dia?
Ya, dialah Deny Zaelani. Pria kelahiran Tasikmalaya itu mencoba peruntungan dengan mendaftar sebagai bakal calon wali Kota Bandung dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Kemarin, Senin (5/6/2017) sore, Deny resmi mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Hanura.
Apa motivasi Kang Deny maju pada pesta demokrasi lima tahunan di Kota Bandung itu? Tak muluk-muluk. Sarjana Teknik Planalogi Unisba itu ingin membenahi Kota Bandung agar terus juara. Bagi Deny, Kota Bandung sudah cantik, sehingga tinggal membenahi masalah satu per satu.
“Bandung sudah cantik, hayu kita benahi banjir dengan revitalisasi Cikapundung dan anak sungainya, Bandung sudah cantik, hayu kita buat kesejukan Bandung dengan menambah ruang terbuka hijaunya. Bandung sudah cantik, hayu kita jaga dari macet dengan sarana transportasi massal, Bandung sudah cantik, hayu kita jaga kebersihannya dengan memperbaiki sistem pengelolaan sampah,” kata Deny Kantor DPC Partai Hanura Kota Bandung, Senin (5/6/2017).
Deny lantas menyampaikan alasan maju dari Partai Hanura. Dia mengaku sudah merasa cocok dengan Hanura sebagai perahunya untuk bertarung di Pilwalkot Bandung 2018.
“Hanura cocok, ideologinya cocok. Saya maju karena keikhlasan dan legowo sehingga sangat nyambung dengan Hanura. Makanya, saya tertarik untuk maju dari Partai Hanura.
Ketua Tim Pendaftaran Cawalkot Partai Hanura, Saeful Rochman menyambut baik keinginan Deny maju di Pilwalkot Bandung 2018 dari partainya. Menurut Saeful, setelah mendaftar menjadi balon Wali Kota Bandung, Deny pun resmi menjadi kader Partai Hanura.
“Hari ini DPC Hanura Kota Bandung telah menerima pengembalian formulir dari bakal calon wali kota Bandung 2018 Kang Deny Zaelani. Alhamdulillah, beliau menyatakan bergabung dengan Hanura. Saya mengatasnamakan ketua, menyampaaikan banyak terima kasih,” kata Saeful.
Saeful berharap, dengan bergabungnya Deny ke Hanura, sinergitas menjadikan Bandung menjadi lebih baik akan terwujud. Kreativitas yang sudah dituangkan sebelumnya, kata Saeful, bisa terjaga sehingga Kota Bandung bisa semakin baik.
“Semoga sinergitas kita terjalin, ingin menjadikan Bandung lebih baik, sebelumnya, kami yakin kami sangat mempunyai kebesaran hati Kang Deny, Bandung bakal lebih baik. Hanura pun tidak akan pernah lari dari rakyat,” kata Saeful.
Sementara itu, Wakil Ketua DPK Kosgoro Kota Bandung dan Sekjen DPP Sahabat Luhut B Panjaitan, Boyke Sitompul menilai, sosok Deny Zaelani adalah figur ideal dan tepat memimpin Kota Bandung setelah Ridwan Kamil. Menurut Boyke, asam manis kehidupan sudah pernah dirasakan Deny.
“Dari mulai menjadi pedagang asongan di alun-alun kota bandung semenjak SD, SMP, SMA, hingga bisa berkuliah di Unisba dengan program studi Planologi dengan biaya sendiri dari hasil tabungan berjualan sepulang sekolahnya,” kata Boyke.
Menurut Boyke, Deny sebagai ahli tata ruang dan pengusaha sukses merupakan figur tepat suksesi setelah Kang Emil maju sebagai calon gubernur Jabar.
Boyke menambahkan, berbulan-bulan pihaknya bersama tokoh-tokoh di Kota Bandung beserta asosiasi Inkindo memetakan masalah Kota Bandung dan solusi serta anomali Ridwan Kamil effect.
“Seiring focus group discusion yang secara rutin dilakukan dan keluarnya kriteria figur yang dibutuhkan masyarakat Kota Bandung, ternyata sosok Mang Deny Zaelani ini memenuhi kriteria sebagai suksesi kepemimpinan Kang Emil lebih,” kata Boyke.
Sumber : Inilah.com

Leave a Reply