Deny Zaelani Blusukan ke Blok Tempe

Categories: Berita

Bakal calon Wali Kota Bandung dari Partai Hanura, Deny Zaelani blusukan ke Blok Tempe di kawasan Babakan Asih Kecamatan Bojongloa Kaleer, Kota Bandung, Jumat (4/8) malam.

Bukan tanpa alasan pria yang akrab disapa Kang Deny ini menyambangi Blok Tempe. Menurutnya, kawasan ini salah satu tempat yang cukup bersejarah bagi kehidupannya.

“Saya kan lahir di Jalan Inhoftank, kalau main sering ke sini. Sekarang saat saya menyambangi kembali Blok Tempe, kondisinya tidak ada perubahan. Masih seperti dulu,” kata pria kelahiran Tasikmalaya ini.

Menurut Kang Deny, Blok Tempe kini masih perlu pembenahan, apalagi kawasan padat penduduk ini dilintasi Sungai Citepus yang harus dinormalisasi.

“Kalau tidak dinormalisasi bisa banjir, kasihan warga. Apalagi sungai itu tadi saya sempat lihat juga banyak sampah yang menimbulkan bau tidak sedap,” tuturnya.

Kang Deny mengungkapkan salah satu alasan mengapa ia tertarik terjun dalam Pilwalkot adalah lantaran ingin membenahi Kota Bandung. Sarjana Teknik Planalogi Unisba ini bertekad ingin membenahi Kota Bandung agar terus juara.

“Bandung sudah cantik, tinggal membenahi banjir dengan revitalisasi sungai dan anak sungainya. Bandung sudah cantik, hayu kita buat kesejukan Bandung dengan menambah ruang terbuka hijaunya, mari kita jaga dari macet dengan sarana transportasi massal, jaga kebersihannya dengan memperbaiki sistem pengelolaan sampah,” ajaknya.

Salah satu tokoh pemuda Blok Tempe, Reggy Munggaran mengungkapkan apresiasinya atas keinginan Kang Deny untuk membenahi kota Bandung. Dalam perbincangannya dengan Kang Deny, Reggy mengungkapkan keberhasilan pembangunan Blok Tempe yang dilakukan oleh seluruh warganya.

“Sekira tahun 2000-an awal kerja keras kami berupaya menggerakan pemuda Blok Tempe untuk membangun kampung mereka sendiri. Namun karena masih banyaknya keterbatasan, kemudian kami mengajak Kang Emil (Wali Kota Ridwan Kamil,red) yang saat itu masih merupakan ketua BCCF (Bandung Creative City Forum) untuk mendukung programnya di Blok Tempe. Program pertama yang dilakukan pemuda Blok Tempe dan BCCF adalah membuat sumur resapan,” cerita Reggy.

Ia mengungkapan, saat Emil mencalonkan diri menjadi Walikota Bandung, seluruh warga Blok Tempe mendukung penuh. Selain itu, popularitas Blok Tempe pun melejit bahkan banyak mendapat program kerjasama dengan negara lain. Investor asing tak segan untuk menggelontorkan dananya di Kota Bandung karena melihat keberhasilan perubahan kampung ini.

“Pembangunan Blok Tempe ini kan harus terus berlanjut, jangan hanya sampai disini saja, makanya saya apresiasi bila ada tokoh seperti Kang Deny ingin membenahi kembali kampung kami,” cetusnya.  RMOLJABAR.COM

Leave a Reply